Tempat belajar Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer belajar ilmu komputer dan teknologi informasi, Internet, Networking, Intranet, Anti virus, SEO, Blogger

Topology Network with Single Line Connection

Berikut ini beberapa gambaran  Network Topology atau Topologi Jaringan di suatu perusahaan atau organisasi (sekolah, kampus, warnet atau lainnya) dari skala kecil – menengah.

Cari Topologi Jaringan kalian disini dan dapatkan informasi kekurangan dan kelebihannya :

  1. Network Topology with DSL Connection +  Unmanageable Switch

    Topology.1             Layout.1

High Light  dari Topology #1 ini adalah :

  1. Koneksi Internet menggunakan layanan ADSL. Kita ketahui ADSL adalah layanan internet yang penggunaannya di share dengan customer-customer lainnya dalam wilayah tersebut, alhasil meskipun dikatakan bandwidthnya Unlimited, sebenernya adalah limited speed access. Sedangkan besarnya kapasitas yg kita download/upload tidak dibatasi.  Dikarenakan limited speed access, jadinya apa yg kita download/upload sering kali berjalan lambat dan tidak stabil, upload/download tidak akan berbanding sama (1:1)
  2. Switch yang digunakan adalah Unmanageable, artinya switch tersebut tidak bs diconfigure / disetting dan di remote atau dikontrol untuk memudahkan pengaksesan ke switch dari jarak jauh dalam network tersebut.
  3. Tidak ada prioritas dan pemisahan User dalam mengakses layanan internet. hal ini mengakibatkan prinsip “adu cepat” berlaku dalam memperoleh koneksi internet
  4. Security Network tidak terjaga, hal ini mengakibatkan rentangnya jaringan network terhadap serangan dari luar
  5. Budget atau biaya yg dikeluarkan untuk infrastructure seperti ini lebih murah, karena topology ini sangat basic. hanya dibutuhkan sekitar $330 untuk Investment dan $150 untuk biaya expense tiap bulan membayar layanan DSL dengan speed unlimited.
  6. Tidak adanya Serice Level Guaranty (SLG) yang mengharuskan pihak ISP membayar kembali ke kita sejumlah uang terhadap lamanya gangguan yg kita alami

Topology.2                 Layout.2

Topology.3                 Layout.3

High Light  dari Topology #2 & Topology #3 ini adalah :

  1. High Light Topology #2 hampir sama dengan Topology #1, perbedaan hanya terdapat pada pemisahan user berdasarkan Network device dan lokasi user (see layout Office). Khusus user Administration berada di Lantai 1, lantai 2 dan 3 ditempati oleh user dari departement yang berbeda
  2. Internet access akan berjalan lambat, khususnya pada topology #3, dikarenakan user semakin banyak

  1. Network Topology with DSL Connection + Manageable Switch

    Topology.4             Layout.4

Untuk Network Topology #4 dengan DSL Connection dan manageable switch sebenernya sama dengan topology #1, #2 dan #3. Yang membedakan hanya teknologi switch yang dipakainya. akan tetapi hal ini akan sangat berdampak pada Network performance jaringan tersebut.

High Light  dari Topology ini  adalah :

  1. ADSL connection unlimited, sebenernya adalah limited access speed. sedangkan besarnya upload/download tidak dibatasi. hal ini berdampak pada cepat/lambatnya saat kita bersurfing di dunia maya (download, browsing, dll)
  2. Switch yang manageable memungkinkan seorang network admin untuk melakukan control/remote dan setting switch untuk keperluan network performance dan security jaringan yang ada (baca Cisco Switch).

3.Network Topology with Leased Line Connection + Manageable Switch

Topology.5                Layout.5


High Light  dari Topology ini  adalah :

  1. Menggunakan Layanan Sewa atau Leased Line, dimana layanan ini akan dijamin kestabilannya oleh ISP yang kita sewa, dengan cara selalu menjaga nilai SLG (Service Level Guaranty) yg sudah di sepakati bersama, biasanya nilai SLG berkisar antara 98% – 99.5%. Semakin tinggi nilai SLG semakin bagus pula qualitas dari jaringan tersebut.
  2. Dengan Menggunakan Switch Manageable, Network admin sangat mungkin untuk mengkontrol/remote network device yg ada dari jarak jauh selama terhubung dengan jaringan tersebut. serta memungkinan untuk memasang rule-2x atau Access List (ACL) yg berfungsi untuk memberikan ijin dan menolak akses keluar masuk ke jaringan tersebut
  3. Network Performance akan lebih terjaga, dan user akan lebih nyaman dalam melakukan aktifitas internet browsing ataupun local transfer data.
  4. Budget yg dikeluarkan untuk topology seperti ini akan lebih besar jika dibanding dengan topology network yg memakai DSL Connection dan Unmanageable Switch.

Dari sekian banyak topology network yg di paparkan diatas, saya sarankan kalau bisa menerapkan Topology #5 dalam perusahaan atau organisasi yang ada di tempat anda, tentunya faktor budget harus diperhitungkan juga. untuk itu alangkah baiknya menjelaskan kekurangan dan kerugian serta resiko-resiko yg akan terjadi kepada pihak management atau pemegang keputusan untuk memilih topology mana yg akan dipakai.

Bagaimanapun juga, kegagalan atau hambatan yang terjadi pada koneksi network akan berpengaruh kepada bisnis yang ada pada organisasi atau perusahaan tersebut.  Untuk itu seharusnya sudah menjadi tugas anda (Orang IT) untuk memberikan penjelasan sedetail mungkin kepada management ttng peranan Informasi Teknologi dalam dunia bisnis, supaya kelancaran bisnis dan perkembangan bisnis akan semakin bagus kedepannya.

…b.a.q.a.r.e…

Share and Enjoy:
  • Print
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • email
  • Live
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Digg
  • PDF
  • RSS
  • Technorati
  • LinkedIn
  • MisterWong
  • Reddit
  • StumbleUpon
Share This Post
Networking

If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.

Comments

2 Responses to “Topology Network with Single Line Connection”

Leave Comment

(required)

(required)


Enter URL:
Free SEO Tools
43 queries in 0.266 seconds