Tempat belajar Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer belajar ilmu komputer dan teknologi informasi, Internet, Networking, Intranet, Anti virus, SEO, Blogger

Network Topology with Dual Line Connection

Network topology dengan dual line connection, biasa disebut dengan network topology dengan system REDUNDANCY atau system Main-backup line.

Idealnya Dual link ini dilakukan dengan ketentuan :

  1. Beda Internet Service Provider (ISP #1 dan ISP #2)
  2. Beda Media, misalnya ISP #1 menggunakan media penghubung yaitu Fiber Optic atau Wire, sedangkan ISP #2 menggunakan media penghubung berupa Radio Link atau Wireless.
  3. Beda Ring Route, misalnya ISP #1 via jalur barat, ISP #2 via jalur timur.

Tujuan dari didesignnya topology ini adalah untuk menjaga supaya user system atau user jaringan selalu dapat melakukan konektifitas, baik ke internet maupun ke local jaringan. Tentunya hal ini tidak berlaku jika terjadi bencana alam atau kedua link ISP yg kita sewa mengalami trouble secara bersama-sama (tp hal ini kemungkinan terjadi sangat kecil).

Secara garis besar, cara kerja nya adalah Main link akan menjadi Link utama dan Backup link akan menjadi pendukung jika Main link mengalami gangguan. Dengan sedikit konfigurasi pada router, process pergantian/perpindahan dari main link ke backup link tidak akan terasa pada sisi user. sehingga user tidak akan menyadari bahwa sebenernya main link mereka mengalami gangguan dan tidak dapat digunakan untuk sementara waktu. Dalam hitungan detik (normalnya 3-5 detik) secara automatis koneksi akan berpindah dari main link ke backup link.

Topology Dual link/line ini dapat di gunakan secara :

  1. ACTIVE-ACTIVE, artinya Main Link dan Backup Link akan berkerja secara bersama-sama dengan pembagian beban dibagi dua (50% main dan 50% backup).
    Meskipun dalam kenyataannya pembagian identik akan sulit dilaksanakan, tp cara ini cukup efektif untuk membagi beban secara merata.
  2. ACTIVE-BACK UP, artinya hanya 1 koneksi saja yg dipakai untuk menjalankan tugas konektifitas jaringan tersebut. sedangkan  back up link hanya dipakai jika fungsi main link mengalami masalah atau terputus.

ACTIVE-ACTIVE ataupun ACTIVE – BACK UP, dalam penggunaannya ttp tergantung dan sesuaikan dengan quality dan teknologi yg digunakan oleh masing-2x ISP yg kita sewa. Untuk hal ini dibutuhkan perhitungan dan pengujian tersendiri.

Berikut ini beberapa Network Topology yg menggunakan Dual Link sebagai konektifitasnya :

Topology.1                 Topology.2

Untuk topology yg lainnya menyusul…..to be continue….^_^

Share and Enjoy:
  • Print
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • email
  • Live
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Digg
  • PDF
  • RSS
  • Technorati
  • LinkedIn
  • MisterWong
  • Reddit
  • StumbleUpon
Share This Post
Networking

If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.

Comments

3 Responses to “Network Topology with Dual Line Connection”

Leave Comment

(required)

(required)


Enter URL:
Free SEO Tools
42 queries in 0.258 seconds